pertanyaan akan keraguan..

Posted by Nuwanda

spark..

Posted by Nuwanda

pagi ini masih terlalu dini untuk kujalani, deru kendaraan masih terdengar jelas di telinga, aku masih terduduk menunggu bus di salah satu halte dekat rumahku, bersiap menuju tempat kerjaku. dengan headphone aku berusaha menutupi semua kegaduhan jalanan, berusaha menampik bahwa perjalananku kali ini adalah tempat kerja, menceriakannya dengan beberapa lagu di telingaku, terdengar sangat indah, privasi sederhana di tempat publik. 

tak lama kemudian bus datang, tidak begitu penuh, aku duduk di pinggiran jendela, aku lebih suka seperti itu, melihat keadaan sekitar, tak hiraukan keadaan bus, berimajinasi seakan aku adalah sang pengawas hidup orang lain, senyum kadang keluar setiap kali aku seperti ini, sedangkan lagu masih terdenger pelan mendayu di earphoneku.

aku bersama mereka tertuju pada suatu arah, melakukan sesuatu, entah itu bekerja atau sekolah, kuliah. semua memiliki tujuan, lebih pada pencarian akhir pada sisi materi, namun beberapa ini hanya untuk mengisi kekosongan kegiatan. hidup hanya untuk mencari materi, betapa indahnya, senyum pahit di mulutku. terkadang aku lelah, semuanya seperti tak berujung, tak pernah berhenti, semua seperti ada cita cita yang harus teguh untuk diraih, beberapa mungkin tak pernah lelah, tetapi aku iya.  namun, aku selalu coba untuk tersenyum, walaupun itu senyum pahit, mencoba mewarnai semua..

i know i was wrong

i wont let you down

oh yea, yeah, yeah i will, yes i will.. 

- coldplay-spark terus mengalun di telingaku - 

hutang budi

Posted by Nuwanda


10:20 wib
aku masih belum bisa tidur padahal beberapa minggu terakhir ini istirahatlah yang paling kubutuhkan, reni masih terus mengajaku untuk chatt lewat YM, tak berhentinya dia bercerita mengenai masalah dengan pacarnya yang baru dia putuskan tadi pagi. aku sudah tidak kuat lagi mendengarnya, aku hanya menjawabnya dengan tulisan "iya", "ah masa", "bagus bagus".
10:28 wib
reni masih belum berhenti, sekarang dia malah tertawa, menjelaskan mengapa akan sangat menyesalnya sang pacar kelak. aku masih menjawab yang sama dengan tulisan tulisan pendek tadi. tapi entah kenapa, reni tidak menyadari bahwa jawabanku dari tadi hanya itu lagi itu lagi. lucu juga.
11:02 wib
aku sudah lemas, sangat lemas, aku terkantuk, kenapa aku tertahan? karena reni berjasa besar memasukanku ke tempat ku bekerja sekarang, aku merasa hutang budi sangat besar padanya. iya, hutang budi dibawa seumur hidup, sampai kapan? sampai merelakan aku terkantuk seperti ini dan tertidur sendiri?
11:13 wib
aku sign out tanpa pamit
aku tak perduli nilai moral hutang budi.

penyatuan hati..

Posted by Nuwanda


beberapa waktu terakhir ini banyak sekali tema yang saya dengar atau baca tentang pernikahan, suatu proses yang hmm.. entah saya definisikan seperti apa proses ini. teralalu menarik dan juga terlalu rumit, kenapa rumit? karena melibatkan perasaan yang heterogen, cara pikir yang heterogen pula. kenapa saya sebut heterogen, karena pada awalnya si individu tersebut memiliki banyak sekali rasa dan cara pikir yang kemudian harus di satu visikan atau disamakan. sulit sekali menurut saya, karena itulah saya bilang ini rumit, tetapi dalam kerumitan bukan berarti pula bahwa individu tersebut tidak mampu. rumit sekaligus menarik.

rasti sudah mengenalkan adit pada ibunya, adit seorang designer grafis pada sebuah konsultan IT, sang ibu tidak setuju, dia berpikir seorang designer tidak akan bisa membahagiakan anaknya dalam segi finansial.

hamdi mengenalkan nina, seorang gadis baik baik, pada ibu nya, sang ibu tidak setuju, sang ibu masih tidak melupakan mantan si anak (ratu) yang baru sudah putus 6 bulan lalu, "memang kamu yakin pacar kamu ini bisa lebih baik dari ratu?" ujarnya.

wandi membatalkan pernikahannya yang direncanakan akan berlangsung tahun depan dengan witha, wandi berpikiran bahwa witha terlalu posesif berat dan sulit berubah dan membayangkan apa jadinya jika suatu pernikahan ada sikap posesif seperti itu.

raka menikah bulan depan dengan risma tanpa persetujuan kakaknya, sang kakak berpikiran bahwa risma bukan datang dari keluarga baik baik.


mungkin..

Posted by Nuwanda


Mungkin Tuhan Mulai Bosan
Melihat Tingkah Kita
Yang Selalu Salah dan Bangga
Dengan Dosa-dosa
Atau Alam Mulai Enggan
Bersahabat Dengan Kita..

konsistensi religius?

Posted by Nuwanda


saya seorang beriman. saya seorang yang percaya. namun saya akui, di hidup saya (entah hidup orang) memang tidak bisa dipaksakan kedatangan rasa religius dalam diri, tidak bisa pula dipura pura ada namun sebenarnya berdiri diantara ada dan tidak. saya adalah seseorang yang dimana grafik religius nya suka naik dan turun, tidak pernah tentu. rasa religius itu saya definisikan misalnya rajin shalat, bersikap yang dianjurkan dan semacamnya. jangan coba bicarakan bahwa kita ini manusia dan memang tidak pernah lepas dari rasa khilaf dan salah. saya sudah tahu itu. dan sangat basi jika kenapa saya seperti itu dijawab dengan retorika semacam itu. jika memang seperti itu, kenapa saya harus membahas. logika semacam ini seperti sebuah diskusi umum tentang narkoba yang kemudian kesimpulannya adalah kembali pada diri masing masing. sangat lucu. siapa yang tidak ingin konsisten berada di jalur yang benar, ya setidaknya itulah yang saya inginkan. saya ingin menjadi manusia yang bisa dibilang rajin ibadah nya lah, bertindak baik, walaupun tidak harus sempurna. pada 2 bulan saya bisa menjadi seorang iblis, 2 bulan selanjutnya saya bisa menjadi seorang santri. masalah konsistensikah? benarkah saya punya masalah tentang hal konsistensi dalam hal religi? entahlah, mungkin seperti itu. nah ambil saja itu masalah utamanya, lalu bagaimana cara mengatasinya? sumpah saya tidak tahu, sampai sekrang pun hal ini masih saya pikirkan bagaimana penyelesaiannya, atau jangan jangan saya kembali ke jawaban, kembali pada diri masing masing. haha. mungkin pada akhirnya seperti proses hidup lainnya, ini adalah pencarian menuju suatu puncak. entah di puncak tersebut manusia mendapatkan rasa atau hal seperti apa. namun nampaknya saat konsistensi ini bisa dilakukan, rasa tenang akan terjadi, izinkan saya menjadi islam seutuhnya..  

sendiri..

Posted by Nuwanda


saya selalu menikmati malam, sendiri, rasa tenang dan sepi..
adalah orgasme..

kami..

Posted by Nuwanda

di depan rumah gerobak bubur pa jaka disenggol sebuah motor, tak ada kerusakan, pa jaka hanya berteriak kaget, sudahnya senyum kembali ia. kumpulan orang di ujung jalan itu merasa dibicarakan terus oleh remaja masjid. masalah aqidah, kebatilan, mereka malu. cukup dengan malu yang dapat menyelesaikan masalah, puja puji untuk dunia jika memang itu terjadi. adit mendorong gerobak es melintas dengan siulan lagu tombo ati, cukuplah dinyanyikan, maka hati akan menuruti isi liriknya, mungkin itu katanya. darmin si tentara kemarin sore itu tetap ngebut saat melewati jalanan di daerah RT 8, banyak anak anak, tak ada yang berani menegornya, bahkan pa RW. sedangkan rani, polwan di polres yang tinggal di kostan jumadi hanya bisa menggerutu, dasar orang ga tau diri, yang hanya diucapkan di dalam hati atau ke si mbok jamu.

kami rumit, kami bhineka, itu bahasa pancasila, tak usahlah anda berbicara masalah politik pada kami. sudah terlalu lemah kami, sudang sangat merasa rakyat, itu ujar bang darko. bereskan saja baik baik, kekeluargaan, jika memang ada apa apa, kata pa RW pelan pelan.

laksana raja di laut, lagu melayu itu terdengar dari kamar siti, yang baru 2 hari kemarin putus dengan amir, pelayan rumah makan ampera. amir selingkuh dengan reni, sales kosmetik asal ciamis. reza kepanasan, sambil sms.an dia menjelaskan pada sandra bahwa tarif esia itu lebih murah dari flexi dan m3 lebih murah dari simpati, sandra merasa kalah, ganti m3 besok ah, ujarnya pelan. sambil meladeni bubur, pa jaka bercerita, dia baru kredit motor honda vaio, uang muka cuma 500 ribu plus ktp dan kartu keluarga. adit lewat lagi, kali ini dia siulan dia menyanyikan lagu nidji, kenapa ya anak itu senang sekali bersiul.

kami jatuh tapi tak luluh lantah, kami di bawah, tak sanggup berdiri tapi kami dapat lancar merangkak. kami tak perduli dengan statistik kemiskinan pemerintah, satpol pp pemda, pemilihan walikota, apalagi kegiatan badan intelejen, kunjungan presiden, atau bahkan diplomasi negara. kami tersenyum di blok jalanan kecil ini, menjalankan hari dengan senyum selama ada matahari dan air hujan.

nindy..

Posted by Nuwanda


saya masih ingat nindy pernah mengeluarkan kalimat saat kami sedang nyeruput teh botol dekat lapangan salah satu SD di daerah antapani sekitaran 4 tahun lalu, "kalo gw bisa nemu mesin yang bisa nge-undo kejadian, gw bakalan bayar berapapun juga", jawaban saya waktu itu hanya "emang loe mampu? buat apa emangnya?". nindy diam, dia tak tau mesin itu buat apa, saat itu kuliahnya hancur, pacarnya lebih memilih eksis di grup band nya dibandingkan menghabiskan waktu dengannya dan ayahnya ketahuan selingkuh dengan tukang warung di belakang kompleknya.    

saya tidak pernah suka dengan pembahasan masa lalu, saya pikir semua orang sudah seharusnya menutup semua lembaran hal tersebut, yang utama adalah sekarang dan masa depan. bagi nindy saat itu hidup memang sudah tak lagi dapat diajak kompromi. dia sudah lelah. tak tau harus bagaimana. dia terpaksa menambah 2 tahun lagi masa kuliah. dan aku sudah lebih dulu lulus saat itu. sejak itu kami tak bertemu lagi. kami hilang kontak. 

beberapa hari kebelakang saya bertemu dengannya saat saya turun dari bus di daerah cicaheum, nindy sudah berseragam kantor salah satu provider ponsel. dari jauh dia sudah tersenyum sambil menunjuk nunjuk, dia sudah total berbeda. dia langsung memelukku saat aku akan menjabat tangannya, kangen katanya. "bulan puasa euy! hehuehe.." ujarku, "gpp atuh, da cuma meluk kangen" jawabnya simple. jam sudah menunjukan pukul 5 sore, sebentar lagi buka puasa, tapi nindy memaksaku untuk singgah ke kost.an nya yang berada di daerah jalan suci tak jauh dari situ.      

di kost an nindy sudah ada makanan bekas tadi sahur, sesudah ganti baju dan cuci muka, dia kemudian menghangatkan makanan, setelah itu langsung duduk bersila di depanku, satu pertanyaan yang langsung dia tanyakan padaku "inget ga dulu kita pernah duduk di SD yang deket lapangan tea?" aku hanya tersenyum. aku sudah mengetahui kemana arah pembicaraan nindy. dari situ dia langsung berbicara panjang lebar. ternyata salah satu pegawai TU sempat menawarkan perbaikan nilai lewat jalan belakang, cuma 100 ribu per nilai ujarnya, akhirnya hampir habis 1.500.000 nilai nindy berubah B semua. tak lama nindy menyelesaikan skripsi dan lulus. sang pacar nya yang dulu, akhirnya terkatung katung band nya. tak jelas dikontrak oleh label apa lalu kena tipu, akhirnya band nya bangkrut dan bubar, dan masalah sang ayah tidak begitu berakhir baik, dia lebih dulu meninggal sebelum masalah itu beres, ibu nindy sempat stress selama 6 bulan namun sekarang sehat dan membuka usaha katering di daerah tanggerang. akhir cerita nindy sambil meneteskan air mata memelukku yang saat itu sedang dalam posisi bersila, hingga posisi kami aneh (hehehe..). lalu nindy bicara "makasih yah, omongan kamu dulu beneran ngaruh banget".  

aku sempat kaget, emang apa yang aku omongin ke nindy sampai dia bisa sampe berkata terima kasih, aku akhirnya sadar, bahwa kalimat "buat apa emangnya?" itu menjawab semuanya. masa lalu tidak akan pernah bisa kita jalani kembali. kita hanya bisa berbuat untuk sekarang dan masa depan. dan kembali kami nyeruput teh botol, namun kali ini dengan tawa dan bahagia..  

kedua..

Posted by Nuwanda

tak jelas apa yang dilakukan ami dan sinta pagi itu, mereka asik di depan laptop mereka memeriksa facebook. mereka tau ini sudah jam 9, sudah saat nya mereka masuk kelas, hari ini mata kuliah psikologi komunikasi. "kita juga lagi belajar psikologi komunikasi kok ya" ujar ami. "iya, kita belajar liatin status status orang, itu psikologi kan.." sambung sinta yang kemudian sisambung oleh tawa keduanya. 

ami adalah adik semata wayang ray, ami kuliah semester semester awal di salah satu universitas di bandung. pagi itu sang pacar, angga, yang kebetulan adalah seorang gitaris salah satu band cafe di bandung hendak mengajak ami nonton film G.I Joe ke salah satu mall di kawasan cihampelas. hubungan mereka sudah mencapai 6 bulan, ami girang pada akhirnya mempunyai pacar seperti angga, anak orang berada dan juga seorang gitaris sebuah band. 

jam 11 ami sudah dijemput angga, meninggalkan sinta di kampus dikarenakan sinta masih menunggu pacarnya yang masih ada kuliah sampai jam 12. ami dibawa ke rumah sang pacar yang letaknya di seputaran setiabudi. ayah angga pengusaha kayu di sumatra, ibu nya memiliki 3 butik pakaian dan pemilik sebuah salon ternama, keduanya pengusaha sukses.  angga adalah seorang anak tunggal, jadi otomatis dia adalah anak yang sangat disayang keduanya, walaupun sejak kecil angga sudah biasa ditinggalkan mereka berdua.

di rumah angga, ami menyetel dvd sambil meminum jus melon yang ada di kulkas. angga duduk di sebelahnya sambil memeluk ami dengan erat sambil menciumi pipi ami sekali kali. tangan angga mulai memegang payudara ami, ami malahan tersenyum dan melirik ke angga. karena terasa mendapat izin, angga langsung mengalihkan tangannya ke arah bawah, tanpa sadar mereka berdua sudah tanpa busana.

saat angga berusaha untuk lebih jauh lagi, ami menolak yang kemudian dengan spontan menampar angga, angga yang sedang dalam kondisi "tinggi" seperti itu langsung emosi dan langsung menampar balik ami dan mencacinya dengan kata kasar dikarenakan penolakannya.. to be continue..      

satu..

Posted by Nuwanda

cinta menurut Sartre, tak pernah sepi dari rasa egoisme, selalu berupa suatu konflik, tidak pernah dilandasi oleh azas cinta kasih. setidaknya itu yg dilakukan pertama manusia dalam berinteraksi. itu yang sedang dipelajari ray pada malam itu. beberapa bulan kebelakang ray bukanlah seorang yang menyukai buku apalagi ilmu filsafat. ray adalah seorang kepala bagian surveyor di salah satu badan peminjaman uang atau perkreditan di bandung. kerja ray adalah memenej survey para calon peminjam atau nasabah di kantornya. ray jatuh cinta pada filsafat yang berhubungan tentang cinta semenjak dia dikenalkan dengan tulisan tulisan khalil gibran beberapa bulan kebelakang. tetapi karena dia beranggapan bahwa sang khalil gibran terlalu mellow dan bertele tele, maka dia beralih pada filsuf filsuf lainnya yang bercerita tentang cinta dalam karyanya, mulai dari nietzsche , freud, hingga ke sartre.

ray tak pernah lepas dari cara hidup metropolitan, seorang metroseksual dengan dandanan necis, perlente, gaya tubuh sombong dan elegan. tak akan ada yang menyangka dia menyukai filsafat. karena mungkin selama ini orang yang menyukai filsafat diidentikan dengan orang orang yang sangat tidak berperawakan dan bersifat seperti ray. beberapa "kata mutiara" dari filsuf tersebut sering ray gunakan untuk menggoda wanita, seorang pria muda modern mapan dengan kata kata romantis yang mantap, nampaknya wanita sulit untuk menolaknya. bukan sekali dua kali ray mencoba dekat dengan wanita lewat hal seperti ini. namun sayang sekali, ranjang adalah tujuan akhirnya dengan wanita wanita tersebut. dia mempercayai pemikiran sartre dimana manusia adalah objek mahluk jasmani, bukan rohani. dengan hal itu dia percaya bahwa manusia tidak mengurangi dan merugikan diri sendiri, memperkaya diri sendiri, menjadi lebih manusia dan menjadi lebih persona. ray berpendapat bahwa wanita dapat diperdaya oleh intelektualitasnya. 

pada suatu saat ray mendekati seorang wanita bernama rosie, seorang anak designer grafis lulusan singapura... to be continue...    

     

kejadian..

Posted by Nuwanda

"Dunia serasa berputar, tahu-tahu aku sudah tertunduk di tanah; aku tertawa dan menangis sejadi-jadinya."  -ujar sartre dalam salah satu novelnya

ini yang sedang terjadi pada saya, siang ini sesuatu membuat saya tertunduk di tanah, membuat tertawa lepas dan sekaligus menangis sejadi jadinya. kejadian memang tidak dapat diduga sebelumnya, tak ada pembacaan situasi yang tepat akan masa depan oleh siapapun, saya menganggap itu semua adalah kebetulan yang terulang, a lucky random circumstances which happens over and over again, atau mungkin ada suatu bentuk perhitungan sederhana.

kejadian bisa saja berulang, kejadian akan datang dan pergi, tidak akan diketahui seperti apa kejadian yang selanjutnya terjadi, kejadian memberikan tanda tanya besar pada orang yang mengalaminya, kejadian pasti selalu terjadi, kembali lagi, kejadian bisa saja terulang, dengan ruang dan objek yang sama ataupun berbeda sama sekali, jangan sesali kejadian yang telah terjadi, semua ini hanyalah permainan, dan tergantung bagaimana anda memainkannya..   

email pagi untuk andre..

Posted by Nuwanda

Selamat pagi andre,

Nampaknya saat ini sudah datang, saat yang memang tak pernah ingin kulalui, yaitu perpisahan kita. Aku sudah melupakan dimana saat kau menciumku pagi hari dan membangunkanku dengan ciuman hangatmu itu. Aku sudah mencoba melupakan dimana saat ulang tahunku kau cuti bekerja, memberi kejutan dengan kue tart di pagi hari, membuatkanku sarapan, memasak omlet dan menyediakanku segelas orange juice, dan menjadi pelayanku selama satu hari penuh. Sejujurnya aku akan merindukan saat saat itu, saat istimewa yang selalu kau berikan untukku.  

Sebelumnya aku minta maaf, aku menceritakan ini semua melalui email, karena aku tidak mungkin untuk membicarakannya langsung didepanmu. Aku tidak punya keberanian. Aku terlalu pengecut. selama 4 bulan terakhir ini aku berhubungan dengan steve, dia aku tau ini semua salah, aku menghianatimu, tetapi jauh di dalam lubuk hatiku, aku merasa ini benar, dan ini lah yang kuinginkan. tolong jangan bantah, ini yang sejujurnya aku rasakan, aku tau ini berat, tetapi aku akan melaluinya dengan baik. aku sekarang sudah di sydney, semua barang barang di apartement sudah aku pidahkan 3 hari lalu, dan beberapa pakaianmu sudah aku titipkan pada Mrs. grady.  

all i wanna say is, mungkin ini yang terbaik untuk kita, semoga semuanya menjadi pelajaran yang berarti bagi kita berdua, menjadi pengalaman paling berharga untuk masa depan. 

bapak itu..

Posted by Nuwanda


di hadapanku dia masih bercerita siapa dirinya dulu, seorang kepala dinas salah satu instansi provinsi jawa barat. bercerita bangga bagaimana dia dahulu berprestasi hingga sang gubernur saat itu sering memberikan pujian, bagaimana dia berhasil melaksanakan program program merata hingga ke kabupaten kabupaten, bagaimana dia dahulu mampu untuk tidak berorupsi selama memegang jabatan tersebut, dan berbagai cerita lainnya yang utamanya membanggakan dirinya. aku senang mendengarkan ceritanya, malahan aku memang senang mendengarkan cerita orang orang, karena bagiku ini semua adalah pelajaran akan hidup, aku bisa mendapatkan pelajaran banyak dari hal itu.    

usianya sekarang sudah menginjak enam puluh. semenjak pensiun beberapa tahun kebelakang, bapak ini tidak berkegiatan apapun. dia hanya tinggal di rumah besar di kawasan gegerkalong bandung. "tinggal di tempat ini tenang dan bisa memasyarakat" ujarnya. dia mecontohkan para pejabat yang tinggal di perumahan elit yang dimana mereka bahkan tidak pernah kenal dengan tetangga sebelah rumahnya. bapak ini baik hati, namun sayang, beberapa tetangga tidak menyukainya. dia memang aktif di lingkungan sekitar, namun para tetangga suka mengeluhkan bagaimana dia bertindak, dengan tingkah yang suka memerintah seenaknya. saya berpikir, inikah yang disebut post power syndrome. 

tetapi disayangkan dengan watak bapak yang baik hati itu dia kurang disukai tetangga, mereka belum mengenal seperti apa bapak itu sebenarnya, atau mungkin bapak itu belum mengenal bagaimana homogenisasi dan "hidup memasyarakat" seperti yang tadi dia jelaskan? lalu, si bapak terus meneruskan ceritanya saat dia masih menjadi kepala dinas itu.. 

suatu tanya..

Posted by Nuwanda


saat anda tidak mampu menghadapi atau mencoba terus menampik masa lalu apa yang akan anda lakukan? bertahan seperti layaknya mereka sang pemilik jiwa pemberani yang selalu berkata "run from reality? i'll say never!" atau lari seperti halnya mereka para penakut yang selalu mengatakan "i'm not running, just avoiding trouble". semua mengerti bahwa sisi subjektif tidaklah selalu bisa berkompromi, sisi objektif selalu menjadikan kita sebagai penderita, tapi apakah kau tetap harus lari dari kenyataan dan membentuk hal lain dalam dirimu yang bukan dirimu? jawab! 

ps: i love you..

Posted by Nuwanda


saat ini malam dan hujan
aku yakin dapat merakit rangkaian lain dengan baik
tuk menghilangkan kegelisahan awalnya
tapi kau datang dan semua buyar

duduk ditepian sungai
melihat aliran air pun tak indah
tindakan heroik menuju surga bersama mereka
sekarang tak ada tujuan
kau hancurkan semua

tapi aku rasional
melihat perasaan seharusnya
ini adalah cinta
bersiap ditemani wajahmu
entah itu kesanggupan
tapi aku mampu
untuk mematikan dan mencipta
karya dan asa lain
yang lebih baik dari michelangelo
tapi tak lebih indah darimu
karena ini adalah cinta

evolve in many directions in the future..

Posted by Nuwanda


wanita itu masih menunggu dalam gelap, malam itu sang kekasihnya belum datang. sudah lebih dari 1 jam dia menunggu, tak biasanya setelat ini. dia mencoba berpikiran positif, namun selalu dibantah lagi oleh otak kecilnya yang memang sudah penat menunggu lama. apa yang terjadi ujarnya, dinding sebelah restoran tempat dia menunggu pun tak bisa menjawab. pergulatan keduanya seperti saat kau sandingkan aksioma matematik dengan fisafat dalam memecahkan konsep fisika, rumit tapi pasti terjawab. dia sudah sangat lelah, seharian dia harus memeriksa ulang semua laporan rekan kerjanya. "jangan bawa aku dalam situasi yang tidak penting ini, tolong Tuhan.." ucapnya saat berdiri disitu, "aku terlalu baik untuk dia, jadi biarkan aku membereskan semuanya baik baik.. " tambahnya dalam hati. its a dream of final theory baby..   

satu jam setengah sudah lewat, baginya menunggu selama ini bukanlah hal yang menyenangkan dilakukan. jalanan kecil itu sudah mulai sepi, orang orang berlalu lalang sudah semakin sedikit, tersaring oleh malam. otaknya sudah tertuju pada satu kesimpulan, bila 10 menit lagi dia belum datang, semuanya akan dia buat hancur, seperti ketidakjelasan postmodenisme. belakangan dua bulan terakhir ini, sang kekasih sudah sering mangkir, sudah jarang sekali datang untuk bermesra dan berdua, dia hanya akan meminta untuk mengakhiri semuanya. yang nampaknya sulit. 

sekarang, langkah kakinya sudah tau akan dilangkahkan, bagai pernyataan-pernyataan dogmatis yang selesai, dia siap melangkah. tak usah terjebak dalam kata mulai dan akhir, karena semuanya memang absurd dan nihil, biarkan aku tetap berjalan lupakan terdahulu, dia sanggup melangkah malam itu, menuju kebebasan dan kemenangan.. dan senyumnya terlihat sangat manis dari sebelumnya.. 

you..

Posted by Nuwanda


Nobody said it was easy..

No one ever said it would be so hard..

malam..

Posted by Nuwanda


malam itu handphoneku berdering, semoga ini penting ujarku dalam hati, aku baru saja tertidur 1 jam setalah hampir seminggu ini sibuk dengan kegiatan dan tugas kantor yang menumpuk, baru kali ini aku bisa istirahat tenang. no telepon rara terlihat di layar, aneh sekali, rara jarang sekali meneleponku malam malam, rara jarang sekali begadang, so i guest its very importing. ternyata benar, saat kuangkat, rara terdengar menangis tersedu sedu, aku kaget, kutanyakan kenapa dan ada apa, rara tidak bisa menjawab, tangisnya pelan seperti ditahan, tapi dapat kurasakan bahwa dia sedang mengalami rasa sakit yang sangat dalam. hampir sepuluh menit aku mencoba untuk menenangkan dia, akhirnya dia mulai bercerita pelan pelan, sang pacar baru saja mengambil keperawanannya. aku diam, sekarang bagian aku yang diam, bukan tanda kecewa atau marah, tetapi aku sudah malas mendengar cerita semacam ini. sekarang bagian rara yang membujukku untuk ngomong, dia menduga bahwa aku kecewa dengan tindakan dia, marah karena dia sampai melakukan tindakan seperti itu. aku bilang tidak, untuk apa marah, untuk apa kecewa, ga penting, harusnya kamu udah mengerti semua resiko pacaran dan hidup, kamu udah dewasa, realistis lah. rara kemudian diam, tangisnya berhenti, dia seperti mendengarkan khotbah seseorang yang tidak menyalahkan dia namun menampar dia dengan keras supaya sadar akan dunia.  beberapa kawanku sering bercerta seperti ini, bagaimana mereka diambil keperawanannya oleh pacarnya, aku tidak pernah menjawab apa2, aku selalu diam lalu tersenyum, dan jikapun harus bicara, aku pasti bicara hal yang sama seperti apa yang aku bicarakan pada rara.   

konsep sederhana

Posted by Nuwanda


Habermas pernah mengatakan bahwa manusia harus menggunakan komunikasi untuk mengatasi berbagai permasalahan dunia. Karena dengan demikian akan tercipta masyarakat yang komunikatif dan tercipta relasi antar manusia dengan rasa saling pengertian. namun seperti yang kita tau, hal ini sulit untuk dilakukan, ideologi yang dibangun terorisme adalah melawan modernisme dan sekularisasi yang dalam tradisi filsafat diasosiasikan dengan konsep pencerahan. jadi ini adalah pembicaraan satu pihak, dimana komunikasi tidak akan tercapai dengan lancar. cara pandang terorisme sudah tidak bisa dibukakan lagi, karena langkah dekonstruktif tidak mungkin bisa dilakukan oleh mereka. beberapa filsafat mengatakan bahwa tindakan terorisme adalah akibat dari akselerasi modernisasi, penistaan terhadap nilai luhur yang mereka percayai telah dilakukan oleh modernisasi tersebut.. kasian sia anying!